Warga Dusun Ngemplak Lakukan Simulasi Penyelamatan Bencana Banjir

Indar Siswoyo 30 Oktober 2018 04:56:19 WIB

WARTA SIRNOBOYO | 27 Oktober 2018. Adalah hari yang tidak seperti biasanya di Lingkungan Klepu Ngemplak Desa Sirnoboyo Pacitan. Berbagai kalangan mulai usia balita hingga orang dewasa berkerumun.

Sejak pukul 07.00 WIB sudah berdatangan ke lapangan kecil yang terdapat di sudut Desa Sirnoboyo Pacitan. Nampak seorang ibu tergopoh gopoh dengan nafas yang sedikit terengah karena usia yang sudah menginjak senja dengan berlarian sambil menggendong anak berusia 3 tahunan. Punggungnya menggendong sebuah tas.

Pagi ini, memang ada undangan dari relawan Inspirasi Rumah Zakat untuk warga sekitar lingkungan TK Among Putra II Desa Sirnoboyo. Lapangan mungil yang lokasinya berdekaten dengan gedung TK tersebut merupakan Tempat Evakuasi Sementara (TES) jika sewaktu-waktu terjadi bencana banjir. Bukan tanpa alasan karena lokasinya lebih tinggi dibanding lingkungan sekitarnya. Disinilah kegiatan simulasi bencana banjir dimulai.

Dibuka dengan penjelasan dari Relawan Inspirasi tentang pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana, para peserta mengikuti dengan penuh antusias. Tidak kurang dari 15 (lima belas menit) setelah acara pembukaan dimulai nampak kehadiran 5 orang relawan BPBD. Membawa 2 mobil khas BNPB dengan langkah tegap dan penuh kemantaban langsung bergabung dengan para peserta yang telah lebih dulu memulai acara.

Selanjutnya dari BPBD Pacitan memberikan materi tentang pentingnya menyelamatkan dokumen penting diantaranya KTP, KK, Ijazah, Surat Nikah, Akta Kelahiran, Akta Tanah dan sebagainya.

Di tengah-tengah para peserta mendengarkan materi dari Kang Rosyid BPBD, tiba-tiba sirine tanda bahaya berbunyi dari mobil DMX Oranye-nya BPBD. Suasana jadi riuh. Sahut-sahutan bunyi HT yang terhubung antara BPBD dan relawan kebencanaan Desa Sirnoboyo, dan relawan dari ORARI/RAPI untuk segera mengevakusi masyarakat menuju ke Tempat Evakusi Akhir.

Dengan penuh dramatis para peserta berlarian sambil membawa tas yang berisi dokumen dokumen penting serta menggendong anak dibawah umur untuk segera menaiki dua mobil BPBD yang sudah standby menunggu komando. Suasana semakin riuh tatkala anak anak dan orang tua panik untuk berebut tempat di mobil BPBD.

Dengan menaiki mobil tersebut, mereka dibawa ke Tempat Evakuasi Akhir sambil menunggu surutnya banjir. Di atas jembatan JLS Sirnoboyo-lah para peserta berkumpul untuk menyelamatkan diri dari bencana banjir. Setelah air surut dan dirasa aman, peserta kemudian dibawa ke Tempat Evakuasi Sementara (TES) untuk menikmati hasil masakan dari team Dapur Umum.

Sampai disini kegiatan simulasi bencana banjir di Desa Sirnoboyo selesai dengan lancar dan aman. Semoga bermanfaat.

Komentar atas Warga Dusun Ngemplak Lakukan Simulasi Penyelamatan Bencana Banjir

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung

Lokasi Sirnoboyo

tampilkan dalam peta lebih besar